KIAMAT DAN TAHUN BARU

Tahun 2012 tak terasa sudah terlewat. Gempita dan keriuhan pada malam 31 Desember 2012 menghiasi hampir di seluruh wilayah. Kreatifitas dan Inovasi dalam rangka penyambutan perubahan pun bergemuruh di seantero negeri. Dan, Indonesia pun tidak luput untuk turut mengekor.

Tahun 2012, bagi sebagian besar manusia adalah terrifying year (tahun ketakutan)—ketakutan akan akhir dunia. Diawal tahun 2012 beberapa peramal menyebutkan bahwa Desember 2012 adalah akhir dunia, beberapa ahli astronomi menyebutkan ada perubahan di alam raya yang akan mempengaruhi tatanan kehidupan secara masal, dan menurut ramalan bangsa maya, bahwa 12-12-12 adalah akhir dunia. Imbasnya dalah  bermunculan ketakutan secara psikologis di sebagian besar orang, bahkan di benua Amerika muncul sebuah aliran yang disebut THE PREPARER.

The Preparer artinya sekolompok orang yang bersiap. Apa yang mereka siapkan? Mereka menyiapkan bahan makanan, air, dan sandang pangan lainnya yang mereka anggap bisa membantu mereka ketika mereka selamat dari kehancuran dunia. Mereka tersebar di Mexiko, Sebagian Negara Amerika selatan, dan di beberapa kota besar di Amerika serikat. Korban film 2012.

Perubahan diri melalui Kiamat

Kiamat dan kehancuran dunia. Dua kata itu terus terngiang-ngiang di benak sebagian besar orang. Padahal kata kiamat, jika kita coba pelajari artinya secara bahasa, tidak mengandung arti kehancuran. Dalam pembelajaran agama, kiamat adalah ungkapan yang menunjukan situasi dibangkitkannya manusia setelah kehancuran dunia, setelah itu manusia akan diperhitungkan apa yang telah dia lakukan selama hidup di bumi, karenanya kiamat sering diartikan sebagai yaumul hisab (hari perhitungan), Yaumul Jaza (hari pembalasan), atau yaumud din (Hari Kebenaran).

Kiamat, berasal dari kata qama, yaqumu, qiyamatan. Artinya kebangkitan. Apa yang dimaksud kebangkitan? Kebangkitan yang dimaksudkan adalah kebangkitan manusia dari keterpurukan, kebangkitan diri dari yang baik menjadi yang lebih baik, kebangkitan diri dari yang tidak baik menjadi baik, kebangkitan diri dari yang memusuhi menjadi yang memuji, dan berbagai perubahan yang bernilai baik, yang dilakukan, yang memberikan manfaat positif baik bagi diri sendiri atau orang lain.

Ketika tanggal 12-12-12 tidak terjadi kiamat, kemudian rumor berganti menjadi 21-12-12, dan itu pun tidak terjadi. Perayaan yang berlebihan bukan suatu jawaban. Sebagai contoh, menurut kantor berita ABC, Australia menghabiskan dana $6 juta dollar untuk pembelian kembang api pada acara penyambutan perubahan tahun dari 2012 ke 2013. Seharusnya, manusia sadari ketika tanggal 12 atau 21 Desember tidak terjadi kehancuran dunia, manusia tersebut harus mempersiapkan dirinya lebih baik lagi bukan melakukan hal-hal yang tidak memberikan efek besar pada kehidupan karena kehancuran dunia itu pasti terjadi, hanya tinggal masalah waktu. Karenanya perbuahan adalah suatu yang niscaya.

Menilik perubahan dengan pendekatakan strukturalisme menggunakan bahasa Inggris. Dalam bahasa Inggris terdapat dua kata yang sering digunakan dan diterjemahkan sebagai perubahan. Kata tersebut adalah change dan transformation. Apabila diterjemahkan sama (baca:perubahan) apa yang menjadi perbedaan?

Change adalah perubahan bentuk satu ke bentuk yang lain. Contohnya, suatu bangun kubus dirubah menjadi segitiga, prisma, persegi, itu adalah change; ketika memijit saklar listrik untuk menghidupkan atau mematikan listrik, itu adalah change; Mengganti arah, itu juga change. Intinya change itu merubah suatu bentuk ke bentuk yang lain dengan menghilangkan bentuk aslinya. Sedangkan Transformation adalah perubahan yang terjadi tanpa merubah bentuknya bahkan esensinya. Contoh pembuat bakso, membuat bakso yang sangat kecil, kecil, agak besar, besar, dan paling besar. Tetap saja akan disebut bakso. Contoh lain, cahaya. Sinar matahari, sinar lampu, sinar senter, sinar lilin, atau sinar laser. Semua pancaran yang dihasilkan, selalu disebut dengan cahaya. Lantas, perubahan apa yang terjadi pada manusia?

Para ahli psikologi praktis menyebutkan bahwa perubahan kehidupan manusia adalah transformasi (transformation), yaitu perubahan dalam diri manusia menuju tingkatan yang lebih positif, memberikan manfaat bagi diri dan orang lain, dan memberikan perubahan yang bertahap bukan dalam waktu yang singkat; bukan change.

Langkah baru di tahun baru

Perubahan bertahap, transformasi. Adalah kunci keberhasilan hidup manusia. Semua berjalan bertahap, bukan perubahan satu malam, perubahan yang terjadi adalah kesadaran dan sebuah pilihan, bukan sebuah tuntutan atau keterpaksaaan. Di tahun baru dengan diri yang baru dan semangat yang baru.

Dalam sebuah idiom klasik berbahasa arab al waqt aj judud, waktu itu senantiasa baru. Nilai baru dari waktu itu bukan diukur dari satu hari, satu minggu, satu bulan, bahkan satu tahun. Nilai waktu baru itu diukur dalam satuan detik.

Apa yang seseorang lakukan di detik waktu yang terlewati?!

Walau pun begitu tidaklah salah jika kita melakukan perubahan itu dalam kurun satu tahun, semua dikembalikan kepada kesiapannya. Hanya saja harus diingat perubahan itu hitungan detik, bukan tahun.  Mengapa? Karena setiap waktu yang terlewat tidak akan bisa kita ulang. Kata yang terucap, sikap yang diberikan, kesantunan yang diperlihatkan, semuanya akan menjadi kenangan ketika semuanya telah dilakukan. Selanjutnya apa yang harus dilakukan? Pertama, tentukan tujuan hidup kita. Untuk apa kita hidup? Sudahkah terjawab?! Jikat anda tidak tahu jawabannya, pertanyaan selanjutnya adalah mengapa anda bertahan hidup hingga saat ini?

Kedua, pelajarilah kekurangan anda. Karena dengan mengetahui kekurangan kita akan tahu apa yang mampu kita lakukan. Kadang kita bingung dengan diri sendiri saking banyak kemampuan yang dimiliki kadang membuat kita bingung harus berbuat apa?! Karenanya pelajarilah kelemahan supaya kita tahu kekuatan kita dan apa yang bisa kita perbuat.

Ketiga, buatlah skala prioritas. Apa itu skala priortias? Skala prioritas adalah pengurutan tingkat kepentingan sesuatu. Kapan dibuat? Skala prioritas dibuat setelah kita tahu kelemahan dan kelebihan diri. Sejurus kita tahu, kita akan membuat berbagai keinginan impian dan harapan, dari berbagai itu pilihlah satu persatu untuk diwujudkan atau diselesaikan. Dan, terakhir.

Keempat, yakinilah setiap yang kita impikan dan inginkan. Keyakinan akan keberhasilan atau keterwujudkan adalah pintu menuju keberhasilan sesuatu. Keyakinan bahwa Allah SWT akan memberikan apa yang kita inginkan adalah sebuah kewajiban yang terpatri pada diri. Dalam sebuah hadits disebutkan, Anna ‘Inda Zhanni Abdi Bi, Aku (Allah SWT) akan datangi hambaku sesuai prasangkanya pada-Ku. Maka, berpikirlah baik terhadap Allah SWT maka Allah akan berbuat baik kepada kita, Bertindaklah baik sesuai yang Allah SWT inginkan, maka Allah akan memberikan kebaikan kepada kita, dan yakinilah bahwa Allah SWT akan memberikan yang kita inginkan, maka Allah SWT akan memberikan apa yang kita inginkan. Yakini, yakini, dan Yakini.

Pangalengan, 4 Januari 2013

18.05

About johnazka

Menjadi manusia yang bisa mengerti hati dan memahami pikiran

Posted on January 9, 2013, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: